Blog

Komisi Advokasi AIPI

AIPI untu Peradaban, Kemanusiaan dan demokrasi substansial.

  • Home
    Home This is where you can find all the blog posts throughout the site.
  • Categories
    Categories Displays a list of categories from this blog.
  • Tags
    Tags Displays a list of tags that has been used in the blog.
  • Bloggers
    Bloggers Search for your favorite blogger from this site.
  • Login

Perspektif Korban dalam Penyelesaian Kasus Dugaan Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu Menuju Nol Kilometer lewat KKR Non Judicial

Ditulis oleh pada di Politik
  • Font size: Larger Smaller
  • Mendaftar pada tulisan ini
  • Print

Rabu, 24 Oktober 2012 Pukul 09.00 sampai dengan 12.00 WIB, bertempat di Ruang Rapat Kepala Pusat Ekonomi, Sosial dan Budaya (EKOSOB), telah dilaksanakan Presentasi dan Diskusi Draft Laporan Akhir Penelitian dengan judul "Perspektif Korban dalam Penyelesaian Kasus Dugaan Pelanggaran HAM Berat" (Kasus Nangroe Aceh Darussalam, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta dan Jawa Timur).

Narasumber berasal dari Komisi Advokasi AIPI- Peneliti Madya P2P Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Syafuan Rozi dan peserta undangan selain dari pejabat eselon 2, eselon 3 dan eselon 4 pada Balitbang HAM juga dari beberapa stakeholders/kementerian/lembaga/instansi/institusi terkait.

Presentasi dan Diskusi Draft Laporan Akhir Penelitian tersebut memfokuskan permasalahan penelitian dengan menggali secara mendalam tentang bagaimana perspektif korban dan atau keluarga korban yang pernah mengalami peristiwa kekerasan dimasa lalu, yang termasuk kedalam kategori pelanggaran HAM berat, sehingga dapat ditemukan penyelesaian yang memberikan rasa keadilan bagi korban.

Riset ini mengungkapkan berbagai keinginan korban agar ada pencatatan kebenaran peristiwa masa lalu ke dalam dokumen negara agar tidak terulang kembali, adanya KKR dan sebagian kecil yang menginginkan pengadilan HAM bahkan ke tingkat internasionla di Den Haag, bila peristiwa kekerasan masa lalu tidak diselesaikan oleh pihak terkait.

 

Evaluasi penting kajian ini adalah merekomendasikan dipenuhinya opsi payung hukum bagi terbentuknya Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Nasional Pelanggaran HAM Berat dan Transformasi Konflik adalah  memasukannya sebagai addendum dalam UU HAM yang sudah ada, atau kembali mendorong Komna HAM RI, Menkopolhukam, Kemhukham dan DPR RI Komisi 2 dan 3 untuk menyempurnakan UU KKR yang ditinjau ulang oleh MK.

 

Keberadaan KKR merupakan jalan keluar non-judicial/di luar pengadilan untuk membangun nol kilometer bagi bangsa ini untuk memulai babak baru kebangsaan yang mampu menyembuhkan “luka lama”, mencatatkannya dalam dokumen negara dari berbagai versi, saling memaafkan dan menyantuni korban dengan layak untuk berbagai peristiwa kekerasan kolektif masa lalu (1965, Talang Sari, DOM ACEH, Priok, 1998, dll.)***

 


 

Rate this blog entry:
0
Trackback URL for this blog entry.
Syafuan Rozi bekerja untuk Pusat Penelitian Politik (P2P) LIPI sejak bulan Maret 1999 di lembaga tersebut. Sebelumnya ia menjadi asisten dosen di Departemen Ilmu Politik FISIP UI dan peneliti di Laboratorium Ilmu Politik UI. Alumnus S1 dan S2 Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) ini selain mengajar di almamaternya untuk matakuliah Pengantar Ilmu Politik, Sistem Politik Indonesia dan Politik Kebijakan Publik, juga menjadi dosen tamu di IISIP Jakarta untuk perkuliahan Konflik dan Konsensus, Politik Perkotaan, Perubahan Sosial Ekonomi dan Dinamika Politik, serta HI Kawasan. Minat kajiannya antara lain seputar Analisis Kebijakan/Politik Kebijakan Publik, Reformasi Birokrasi, hubungan Indonesia-Malaysia, Partai, Pemilu dan Parlemen, dan Politik Lingkungan. Beberapa bukunya antara lain: ‘Birokrasi dan Demokratisasi di Indonesia’ (Seri Penerbitan PPW LIPI, 2001), Zaman Bergerak Birokrasi Dirombak (Pustaka Pelajar, 2006), Kekerasan Komunal (Pustaka Pelajar, 2007), A Kaleidoskop of Environmental Security: Indonesian and Malaysian Perspectives (Jakarta: LIPI, UKM, UTP, Madani Press, 2009). Politik, Governans & Isu-isu Lingkungan Alam Sekitar (Jakarta: LIPI, UKM, UTP, Madani Press, 2010). Efriza & Syafuan Rozi -Menembus Lorong Waktu Doeloe, Kini, dan Ke Depan• Parlemen Indonesia: Geliat Volksraad Hingga DPD (Alfabeta, 2010), Dialog Sebumi 3 (UKM-P2P LIPI, 2010), Jurnal Kajian Wilayah Vol.1 No.2. 2010, “Cyber clash di dunia maya: cyberwar dan conflict resolution Indonesia-Malaysia”. Politik Indonesia Malaysia, (UI-LIPI-UKM, 2011). Pendiri Lembaga Kompetensi Indonesia (Indonesian Institute for Competency) Jakarta dan Rafflesia Society Foundation (RSF) ini juga aktif sebagai anggota Komisi Advokasi dan Pengmas di Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) (2002- sekarang).



Email: syafuanrozi@yahoo.com.sg, syaf004@lipi.go.id

Leave your comments

0 / 500 Character restriction
Your text should be in between 10-500 characters
terms and condition.
  • No comments found

Profil Penulis

AIPI untu Peradaban, Kemanusiaan dan demokrasi substansial....

Komentar terbaru

Belum ada komentar.

Blog Arsip