News

Andrinof Chaniago: Potret Reformasi Birokrasi Masih Suram

andrinofPengamat Politik dan Pemerintahan dari Universitas Indonesia, Andrinof Chaniago saat menyampaikan kuliah umum di Aula Lt 2 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sam Ratulangi (FISIP Unsrat) Manado Rabu (15/03).Foto Kif/idmanado.comIDMANADO/Manado- Potret reformasi birokrasi  dari pusat sampai kedaerah dinilai masih sangat suram. Belum ada perubahan signifikan antara kinerja birokrat dengan anggaran pemerintahan yang selalu mengalami kenaikan setiap tahun. Hal ini dikatakan Pengamat Politik dan Pemerintahan  dari Universitas Indonesia, Andrinof Chaniago  saat menyampaikan kuliah umum di  Aula Lt 2  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik  Universitas Sam Ratulangi (FISIP Unsrat) Manado Rabu (15/03).


Penyebabnya adalah, karena ada dua masalah mendasar yang belum tersentuh, yakni  sistem kepegawaian yang menyangkut metode rekrutment, promosi, mutasi, rotasi, pendidikan dalam pekerjaan, dan masalah ukuran dan bentuk struktur organisasi birokrasi. ‘’ Nilai, etos kerja dan SDM aparat pemerintahan perlu dibenahi dengan melakukan rekrutmen dengan selektif dan promosi  jabatan yang kompetitif,’’ujar  Andrinof , Dosen Politik dan Kebijakan Publik Departemen Ilmu Politik FISIP UI.


Meski demikian dijelaskannya bahwa di era keterbukaan politik dan globalisasi ekonomi saat ini, kesejahteraan masyarakat sangat ditentukan oleh keunggulan negara dan daerah dalam bersaing dengan negara atau daerah lainnya. Tetapi, peluang untuk meningkatkan peran birokrasi guna meningkatkan kesejahteraan rakyat masih terbuka lebar dengan syarat, apabila dilakukan langkah-langkah perubahan yang signifikan pada dimensi struktur, sistem tata kelola, kompetensi SDM, infrastruktur, kultur dan orientasi kerja.


Menurut Andrinof, struktur permasalah birokrasi Indonesia saat ini  terletak  pada nilai atau etos kerja, dan kualitas SDM aparat pemerintah  serta  postur atau struktur organisasi birokrasi, dan pelembagaan organisasi. ‘’ Kendala-kendala pada SDM (personel) pemerintahan seperti rendahnya skill, rendahnya motivasi (kemauan), kurangnya  keseimbangan antara penggunaan metode dorongan dan instruksi pada atasan, kurangnya kerja sama dan  lambat melakukan penyesuaian dengan perkembangan teknologi data, teknologi komunikasi dan teknologi informasi. ‘’ jelasnya.


Ditambahkan Andrinof, sebaiknya rekrument PNS  dilakukan oleh lembaga yang independen agar tidak sarat KKN. ‘’ Sejak masuk PNS dilakukan dengan cara KKN, maka dalam hal kenaikan pangkat, kenaikan jabatan juga pasti akan dilakukan dengan cara KKN,’’tambahnya.


Sekita 500 Mahasiswa dan Dosen hadir dalam kuliah umum yang berlangsung 3 jam tersebut.  Dekan FISIP Unsrat Manado Drs Fhilep Regar MS dalam sambutannya mengatakan bahwa sebuah kebanggaan bagi civitas FISIP Unsrat Manado di kunjungi oleh  bapak Andrinof A. Chaniago, akademisi yang menghentar Jokowi menjadi pemimpin di DKI Jakarta. ” Bukan hanya dikunjungi tetapi Bapak Andrinof A. Chaniago membagi ilmu dan pengalaman untuk Mahasiswa dan Dosen FISIP Unsrat Manado,”kata Regar didampingi Sekretaris Dekan Welly Waworundeng dan Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan Dr Daud Ferry Liando. (ane/kif)

 

Sumber: http://idmanado.com/andrinof-chaniago-potret-reformasi-birokrasi-masih-suram/

Leave your comments

0 Character restriction
Your text should be more than 10 characters
Your text should be less than 300 characters
terms and condition.
  • No comments found