Publikasi AIPI

Evaluasi Reformasi Birokrasi di Indonesia

COVER BUKU REFORMASI AIPIJudul : Evaluasi Reformasi Birokrasi di Indonesia

Penulis: M. Ryaas Rasyid, dkk.
Penerbit : Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI)
Cetakan : Januari 2013.
Isi buku  : xvi + 445 hlm.

 

Buku ini merupakan kumpulan makalah Seminar Nasional Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) ke XXIV, dengan tema: "Evaluasi Kritis Reformasi Birokrasi di Indonesia", yang diselenggarakan pada tanggal 23-25 Mei 2012, di Gedung Asia Afrika, Bandung-Jawa Barat.

 

Reformasi birokrasi di Indonesia masih menghadapi   masalah-masalah sebagai berikut: pertama, perbedaan pemahaman mengenai urgensi penataan birokrasi dan  sistem pemerintahan yang baik (good governance). Kedua, keterbatasan kemampuan sumber daya manusia (SDM) serta masalah netralitas birokrasi dalam menjalankan manajemen pemerintahan.  Ketiga,  praktik  kolusi,  korupsi  dan  nepotisme (KKN) yang cenderung meluas dan masif. Meluasnya partisipasi rakyat dalam proses politik dan meningkatnya praktik demokrasi–kendati masih bersifat prosedural— justru saling berkejaran dengan   meluasnya korupsi, suap, dan penyalahgunaan kekuasaan.

 

Selain itu, reformasi birokrasi  harus  berhadapan dengan  berbagai  hal  dan  proses yang  tumpang  tindih  antarfungsi-fungsi  pemerintahan  yang melibatkan jutaan pegawai negeri dan membutuhkan anggaran yang  sangat   besar.  Oleh karena itu, reformasi  birokrasi membutuhkan  etika dan  terobosan  baru  yang  mampu  menata ulang sistem dan proses birokrasi dari tingkat tertinggi hingga terendah. 

 

Informasi terkait Buku ini, hubungi Sekretariat PP AIPI, Telp: 021-522 4480

Jurnal Ilmu Politik Edisi 21 Tahun 2010

jurnal ilmu politik 21Judul : Jurnal Ilmu Politik, No. 21/2010
Penerbit : Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI)
Cetakan : Februari, 2011.
Tebal : 214 halaman

  

DAFTAR ISI

Teori
1. Politik lokal di Indonesia: dari otokratik Ke reformasi politik.
Oleh: Leo Agustino dan Mohammad Agus Yosuff

2. Menuju Desentralisasi Berkeseimbangan.
Oleh: Sadu Wasistiono

 
Telaah

1. Menimbang 10 tahun pelayanan publik era otonomi daerah.
Oleh: Made Suwandi

2. Inovasi pemerintahan daerah: mengapa gagal?.
Oleh: Irwan Noor

3. Perempuan dan pilkada langsung: meretas jalan kesetaraan dalam politik?.
Oleh: Sri Budi Eko Wardani

4. Satu dasawarsa pemekaran daerah era reformasi: kegagalan otonomi daerah?.
Oleh: Tri Ratnawati

 
Kasus
1. Transformasi otonomi dalam tata pemerintahan desa Mengwi Kabupaten Badung.
Oleh: I Wayan Gede Suacana

2. Politik kartel dalam pilkada Kalimantan Tengah.
Oleh: Kisno Hadi

3. Konflik kelembagaan dalam pengelolaan sumber saya tambang di Kabupaten Bombana.
Oleh: Tri Nuke Pudjiastuti.

4. Alienasi sosial dan budaya masyarakat Papua: sebuah refleksi.
Oleh: Dadang Supardan

 

Informasi terkait Jurnal ini, hubungi Sekretariat PP AIPI, Telp: 021-5251542 Ext. 2315

 

Jurnal Ilmu Politik Edisi 20 Tahun 2006

jurnal ilmu politik 20Judul : Jurnal Ilmu Politik, No.20/2006
Penerbit : Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI)
Cetakan : April, 2006
Tebal : 133 halaman

 

DAFTAR ISI
Teori
1. Sistem dan Proses Pemilihan Kepala Daerah Langsung.
Oleh: Ramlan Surbakti

 

2. Sistem dan Proses Pilkda Langsung.
Oleh: Fitriyah

 

Analisis
1. Pemilihan Kepala Daerah Secara Langsung, Good Governance dan Masa Depan Otonomi Daerah.
Oleh: Tommi A. Legowo

 

2. Pilkada Langsung dan Dilema Penguatan Demokrasi di Indonesia Pasca-Soegarto.
Oleh: Syamsuddin Haris

3. Pilkadal: Menuju Pemilih dan Pemilihan yang Lebih Berkualitas.
Oleh: Abubakar Eby Hara


4. Sistem Pilkada Langsung: Beberapa Problem, Implikasi Politik dan Solusinya.
Oleh: Muhammad Asfar

 
Laporan Penelitian
1. Pilkada Langsung dan Kepemimpinan Lokal di Jawa Tengah (Penelitian di Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Rembang dan Blora).
Oleh: Susilo Utomo

2. Figur Kepala Daerah Menurut Masyarakat: Kasus Provinisi Sulawesi Utara.
Oleh: Ishak Pulukadang.

 

Informasi terkait Jurnal ini, hubungi Sekretariat PP AIPI, Telp: 021-5224480

 

Amandemen Konstitusi & Strategi Penyelesaian Krisis Politik Indonesia

amandemen konstitusiJudul : Amandemen Konstitusi & Strategi Penyelesaian Krisis Politik Indonesia
Penulis : Umar Juoro, dkk
Penerbit : AIPI
Cetakan : Pertama, Desember 2002
Tebal : 541 halaman

 

Amandemen Konstitusi & Strategi Penyelesaian Krisis Politik Indonesia merupakan suatu keniscayaan. Amandemen konstitusi merupakan pintu awal bagi upaya kita semua untuk mengakhiri krisis multidimensi yaitu krisis ekonomi, krisis kelembagaan, krisis kepemimpinan, krisis kebangsaan dan identitas nasional.

 

Seminar nasional XVI AIPI, merekomendasikan akan hal itu. Lebih penting dari itu, untuk memulai langkah perubahan yang mendasar, MPR harus membentuk komisi konstitusi yang bertugas untuk menyempurnakan Amandemen Konstitusi pertama, kedua, ketiga, dan keempat sebagai konstitusi transmisi.


Kebutuhan akan konstitusi yang mampu mengakomodasikan aspirasi masyarakat akan menjadi landasan bagi komisi konstitusi dalam penyempurnakan konstitusi transmisi. Karena itu, ide dan gagasan mengenai masalah tersebut, di bahas oleh buku yang hadir di tangan pembaca. Selain itu, buku ini juga memberikan sejumlah alternatif dan pilihan bagi bangsa Indonesia untuk keluar dari krisis multidimensi.