Kegiatan AIPI

AIPI Manado Gelar Seminar Evaluasi Pilkada 2018

ferry 

Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor

 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) Manado menggelar seminar nasional di Ruang C J Rantung, Kantor Gubernur Sulut, Jumat (14/9/2018).Ferry Liando , Wakil Ketua AIPI Cabang Manado mengatakan, seminar pada hari ini menyangkut evaluasi Pilkada Serentak 2018 dan Prospek Pemilu 2019 "Peserta seminar para mahasiswa," kata Ferry kepada tribunmanado.co.id, Jumat (14/2018).

 

Sejumlah pembicara siap memaparkan materi yakni Frits Siregar Anggota Bawaslu RI, Ketua AIPI Cabang Manado Steven Kandouw, Peneliti Kepemiluan Unsrat Ferry Liando, Ketua Bawaslu Sulut Herwin Malonda, dan Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh.

 

Ferry mengatakan, evaluasi Pilkada dilakukan guna perbaikan Pilkada atau pemilu ke depan. "Apakah regulasi Pilkada mengandung kepastian hukum. Artinya apakah tidak multitafsir, tidak tumpang tindih dengan aturan lain,," ujar dia.

 

Apakah memiliki aturan ketersedian norma yang lengkap?

 

Kedua, apakah parpol menjalankan fungsi dengan baik mulai dari seleksi calon sampai pada pemenagan pasangan. Ketiga, apakah penyelengara telah menjalankan fungsi2 dengan baik. Keempat apakah pemilih telah menjalankan hak dan kewajibannnya sebagai pemilih.

 

Apakah hak-hak konstitusional warga negara dijamin sepenuhnya pada proses Pilkada. Keempat apakah tahapan dsn proses Pilkada berjalan dengan baik. Seminar ini akan menggali hambatan-hambatan dalam setiap tahapan serta aakan membahas solusi yang bisa diperbaiki guna pelaksanaan Pilkada atau pemilu selanjutnya.

 

Sejumlah pertanyaan ini akan dibahas dalam seminar.

AIPI Manado bekerjasama dengan pemprov Sulut dan program pendidikan tata kelola pemilu pascasarjana Unsrat.

 

 

Penulis: Ryo_Noor     

Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang

 

Sumber: http://manado.tribunnews.com/2018/09/14/aipi-manado-gelar-seminar-evaluasi-pilkada-2018

 

Anggota Bawaslu RI Puji Tingginya Partisipasi Pemilu 2018 di Sulut

manado1

MANADO, SULUTREVIEW

Anggota Bawaslu RI Fritz E Siregar SH LLM PhD memberikan apresiasi atas capaian tingginya partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan Pemilu 2018.

Menurutnya, capaian tersebut adalah capaian tertinggi dibanding daerah lainnya di Indonesia. Bahkan melampaui target sebesar 75%.

“Capaian 86% ini tertinggi di Indonesia. Terima kasih untuk Sulawesi Utara. Hal ini menjawab target 75% dari rata-rata partisipasi pemilih dalam pemilihan kepala daerah di 17 provinsi. Sebesar 69% partisipasi pemilih paling rendah terjadi di Kalimantan Timur dan Riau sebesar 58%,” katanya di Seminar Nasional Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) di ruangan CJ Rantung Kantor Gubernur Sulut, dengan tema Evaluasi Pilkada serentak 2018 dan Prospek Pemilu 2019, Jumat (14/9/2018).

manado2

Di sisi lain, Siregar menyampaikan tentang trend pelanggaran Pemilu, di mana money politik masih menjadi rekor yang tertinggi dengan 39 kasus. Diikut kasus perusakan APK, kasus kekerasan menghalangi penyelenggara dan menghasut atau fitnah, berikut mendaftarkan calon tidak sesuai SK pusat serta pemalsuan data tindak pidana pemilihan tahun 2018.

“Berhati-hatilah karena money politik akan ditindak tegas. Memang tidak mudah mengusut money politik tetapi tetap dapat dilaksanakan. Bahkan dapat dimungkinkan adanya peradilan,” ujarnya.

Sebelumnya Kepala Badan Kesbangpol  Drs Meiki Onibala MSi mengatakan di 2018, Sulut telah melaksanakan pilkada di 6 daerah, Talaud, Minahasa, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow Utara dan kota Kotamobagu.

yang dilakukan oleh kepala daerah dan wakil kepala daerah secara serentak dengan sinergitas dan pemahaman yang dimiliki segenap komponen Pembangunan Daerah serta masyarakat suruh bahwa Pilkada serentak merupakan satu mata rantai dalam sistem pemerintahan yang menjadi kekayaan pemerintah demokrasi di Indonesia yang merupakan milik bersama tanggung jawab bersama dan harus sukses karena memiliki kesinambungan Pembangunan Daerah dan bangsa

“Pilkada serentak di wilayah Sulut berlangsung secara aman, sukses dengan jumlah 591,040 pemilih yang masuk dalam daftar pemilih tetap dan tersebar di 76 kecamatan/desa/ kelurahan dan 1.528 TPS dengan partisipasi yang mencapai 86%,” kata Onibala.

 manado3

Selain itu, Onibala juga mendorong mahasiswa yang hadir agar tidak Golput. Hal ini sebagai tindak lanjut dari sukses pilkada yang berlangsung aman dan lancar.

“Kesuksesan yang berhasil diterapkan pada pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2018 ini harus kita bahwa pada pelaksanaan Pemilu Legislatif, Pemilu Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019. Diharapkan tingginya angka partisipasi pada pelaksanaan Pilkada tahun 2018 harus mampu menjadi standar bagi kita semua untuk membawa optimisme seluruh masyarakat Sulawesi Utara,” ujarnya.

Sementara itu, Peneliti Kepemiluan Dr Ferry D Liando yang bertindak sebagai moderator mengatakan seminar yang dilaksanakan dalam rangka memperbaiki bahkan mengkaji faktor-faktor yang menghambat serta kendala-kendala dalam Pilkada sebelumnya.

“Faktor-faktor yang menghambat itu bisa karena regulasi, apakah karena regulasi kita yang belum mengandung kepastian hukum, tidak multitafsir atas norma-norma yang lengkap dan tidak bertentangan antara satu dengan lainnya. Berikut partai politik, apakah sudah melakukan fungsi-fungsinya dengan baik. Terutama dalam penyelenggaraan Pilkada maupun Pemilu apakah sudah mendapatkan hak akses secara benar dan tidak terintimidasi,” tandasnya.

Turut hadir, Ketua Bawaslu Sulut Harwin Malonda SH MH, Ketua KPU Sulut Dr Ardiles Mewoh SIP MSI, mahasiswa serta undangan.(hilda)

Sumber: https://www.sulutreview.com/2018/09/14/anggota-bawaslu-ri-puji-tingginya-partisipasi-pemilu-2018-di-sulut/

 

 

 

Diskusi Media "Evaluasi Pilkada Serentak 2018"

Pada hari Senin tanggal 2 Juli 2018 bertempat di Hotel Atlet Century, Senayan - Jakarta. Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) bekerja sama dengan Populi Center menyelenggarakan diskusi media dengan tema "Evaluasi Pilkada Serentak 2018". Hadir sebagai narasumber antara lain: Prof. Dr. Syamsuddin Haris (Peneliti senior LIPI/Dewan Pengawas PP AIPI), Dr. Alfitra Salam (Ketua Umum PP AIPI/Komisioner DKPP), Dr. Philips J. Vermonte (Direktur CSIS/Pengurus Pusat AIPI), Dr. Ali Munhanif (Dosen UIN/Anggota AIPI), Nona Evita, MA (Peneliti Populi Center/Anggota AIPI), dan diskusi dimoderatori oleh Dr. Ferry Daud Liando (Pengurus Pusat AIPI/PC AIPI Manado).  

Setelah diskusi acara dirangkai dengan halal bihalal  dan rapat Pengurus Pusat AIPI. Dalam rapat, Ketua Umum menyampaikan bahwa dalam waktu dekat (akhir Agustus) AIPI akan menerbitkan buku "Sistem Presidensial dari masa Soekarno hingga Jokowi" hasil kerja sama dengan Yayasan Obor. Selain itu, diagendakan AIPI bekerja sama dengan Populi Center akan menyelenggarakan serial diskusi menjelang Pilpres 2019. (PRA)

Berikut beberapa berita terkait kegiatan diskusi.

https://tirto.id/hasil-pilkada-2018-dinilai-tak-pengaruhi-koalisi-parpol-pemilu-2019-cNnQ

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Dokumentasi kegiatan. 
 
Diskusi2Juli18-1

 Diskusi2Juli18-2

 Diskusi2Juli18-2b

 

Diskusi2Juli18-3

 

Diskusi2Juli18-4

 

Diskusi2Juli18-5

 

Diskusi2Juli18-6

 

Diskusi2Juli18-7

Pertemuan AIPI cabang Jakarta dengan FISIP UKI

 

Pengurus AIPI cabang Jakarta mengadakan pertemuan dengan pimpinan FISIP UKI pada hari Kamis tanggal 28 Juni 2018 bertempat di kampus UKI Jakarta. Dalam kesempatan tersebutKetua AIPI Jakarta, Dr. Mohammad Noer memaparkan sejarah berdirinya AIPI serta program-program yang diselenggarakan baik oleh AIPI Pusat maupun AIPI Jakarta. AIPI Jakarta mengundang semua dosen FISIP UKI untuk bergabung menjadi anggota AIPI. Selain itu dibicarakan juga tentang rencana seminar bersama antara dua lembaga yang tema dan jadwalnya akan ditentukan.Dalam pertemuan tersebutDekan FISIP UKI Angel Damayanti, Ph.D, menyambut baik gagasan yang disampaikan dan bersedia melakukan kerjasama dgn AIPI cabang Jakarta. Pertemuan juga bersepakat membentuk tim kecil untuk menyusun langkah-langkah berikutnya. (MN)

AIPI Jakarta

 

Laporan Pelaksanaan Acara Pelantikan Pengurus Cabang Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (PA AIPI) Semarang Periode 2018-2022 dan Seminar Nasional “Membaca Pilkada 2018”

Deskripsi dan Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan ini bernama Pelantikan Pengurus Cabang Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (PC AIPI) Semarang periode 2018-2022 dan Seminar Nasional “Membaca Pilkada 2018”. Acara ini diselenggarakan di Hotel Santika Premier, Semarang, pada hari Selasa, 27 Februari 2018 pukul 09.00-16.00 WIB. Acara dilaksanakan dengan diawali pelantikan PC AIPI Semarang periode 2018-2022. Pengurus yang hadir kurang lebih sebanyak 39 orang. 

Setelah pelantikan, acara dilanjutkan dengan pembukaan Seminar Nasional dengan tema “Membaca Pilkada 2018”. Acara ini terbagi ke dalam dua sesi. Adapun pada sesi pertama, diskusi dimoderatori oleh Bapak Yuwanto, PhD. Pembicaranya adalah:

  1. Dr. H. Wisnu Suhardono, S.E., M.Si. (akademisi)
  2. Dr. Teguh Yuwono, M.Pol.Admin. (akademisi)
  3. Dr. Ir. H. Sri Puryono karto Soedarno, M.P. (Sekretaris Daerah Propinsi Jateng) 

Sedangkan pada sesi kedua, diskusi dilanjutkan setelah Ishoma, dengam dimoderatori oleh Ibu Dra. Fitriyah, M.A. Pembicara pada sesi kedua ini antara lain: 

  1. Airlangga Pribadi Kusman, PhD. (Dosen Unair)
  2. Drs. Muhammad Adnan, M.A. (akademisi)
  3. Prof. Dr. Syamsuddin Haris (akademisi) 

Acara berjalan dengan lancar dengan jumlah peserta sebanyak kurang lebih 150 orang. Pengurus yang dilantik sekitar 39 orang. Sertifikat peserta dibagi setelah acara selesai.

 

IMG-20180227-WA0035

 

IMG-20180227-WA0020

 

IMG-20180227-WA0025

Nur Hidayat Sardini pimpin AIPI Semarang

 

NHSDok: DKPP RISemarang (Antaranews Jateng) - Mantan Ketua Bawaslu RI Nur Hidayat Sardini dilantik sebagai Ketua Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) Semarang untuk periode 2018-2022.

Pelantikan pengurus AIPI Semarang di Semarang, Selasa, dipimpin langsung oleh Ketua Umum AIPI Alfitra Salam.

Usai dilantik, Sardini mengatakan kepengurusan baru ini kembali aktif setelah sempat vakum selama beberapa waktu.

"Di Semarang sudah lama `off` agak lama. Pengukuhan pengurus baru ini bersamaan momentumnya dengan pilkada serentak," katanya.

Menurut dia, AIPI beranggotakan sejumlah akademisi, peneliti, hingga praktisi politik.

Ia mengajak seluruh praktisi ilmu politik dari berbagai perguruan tinggi di Semarang untuk bergabung.

Ia juga mengajak para anggota AIPI untuk turut berperan serta dalam menyukseskan pelaksanaan pilkada serentak tahun ini.

Ia mengharapkan masukan kepada para penyelenggaran pemilu untuk memberi porsi lebih pada masyarakat untuk berpartisipasi dalam pilkada.

antarajatengSementara itu, kepengurusan AIPI Semarang diisi sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang.

Bidang Pengkajian dan Pengembangan Ilmu dipimpin oleh Laila Khalid Alfirdaus. Sementara Bidang Publikasi diketuai Teguh Hadi Prayitno, mahasiswa S3 Undip yang juga seorang jurnalis.

Mantan Ketua KPU Jawa Tengah Fitriyah dipercaya untuk memimpin Bidang Kerjasama dan Hubungan Antar Lembaga.

Adapun Bidang Advokasi dan Pengabdian Masyarakat diketuai oleh Puji Astuti, dosen Fisip Undip.